Welcome and Enjoying my blog. Happy Reading :)

Jumat, 24 Januari 2014

It's about you, Juan Mata!




Mourinho: If the fans are sad that Juan is leaving, I will say that we are also sad. Noone is jumping around the place
Mourinho: “Jika fans sedih karena Juan pergi, saya akan katakan bahwa kami juga sedih. Tidak ada yang merasa senang di sini.”
Good bye Juan, and hope you always happy and playing well for Manchester United :)
I believe it’s the best for you career :)

Miss him, My Dear Friend-



 

Lagi kangeeen banget sama seseorang. Inget waktu dulu gue sering becanda bareng, smsan sampe ngakak ngakak, telponan curhat ampe nangis nangis, pulang bareng sambil makan mi ayam di tempat dia.. tapi sekarang kayanya itu semua Cuma jadi kenangan masa lalu. Gue kangeeen banget sama lu, bukan kangen sama “lu”, tapi kangen sama kebersamaan kita dulu, masa masa kita dulu, duluuuu, duluuuu yaa. Dan yang paling bikin gue sedih itu adalah, kebersamaan kita buyar gara gara hal yang bikin ngenes, dari temen deket gue sendiri! Kata kata temen gue yang paling nyelekit, yang ternyata mereka ngomongin kita di belakang, ngomongin yang ngga ngga tentang kedeketan kita yang padahal Cuma sebatas temen aja. Waktu malam itu gue telpon lu, maksudnya sih mau curhat, tapi ditengah telponan kita itu, tiba tiba lu ngomong kalo kedeketan kita itu harus berakhir, kaget gue, kageeet banget! Kenapa harus berakhir? Toh kita ga punya salah apa apa kan?

“ada yang ngomong ga enak tentang kedeketan kita dibelakang”, gue langsung bertanya Tanya, siapa sih emngnya yang jahat banget kaya gitu? Dia bilang gue tau siapa orangnya. Dan gue udah bias nebak ko, pasti mereka! Temen temen deket gue sendiri. Kenapa gue langsung bilang kalo itu mereka? Karna gue pernah ga sengaja ngeliat mereka lagi ngomongin gue dibelakang. Hmm
Lu bilang, kalo lu gak mau pertemanan ita sampe putus Cuma gara gara itu. Tapi, lu juga ga mau nama gue jadi jelek, padahal gue ga ngerasa itu bakal bikin nama gue jelek ko.. dan kenyataannya sekarang?

Lo ngejauh, ga pernah lagi sms gue, ga pernah lagi nyapa gue.. bahkan kalo kita tatap muka pun lu gak mau senyum dan liat muka gue.. apa mungkin persahabatan yang dulu itu sekarang berubah jadi benci??

Tiap liat lo gue Cuma mau bilang, WOOOY GUE KANGEN BANGET SAMA LU!! Tapi gak mungkin, yaaaah apa daya lah J
Gue ikhlas ngejalaninnya kalo ini mau lu.. And hope you happy with your life now, dan buat 2 orang itu, gue cukup tau aja yaaa sama kalian..

-to be continued..

Kamis, 26 Desember 2013

Dapet email dari Hertfordshire University


Mengenal Tes Ujian Masuk Universitas Oxford

Pernahkah terpikir mengapa singa memiliki surai atau mengapa buah stroberi berwarna merah? Jika kamu ingin kuliah di kampus elite Inggris, Universitas Oxford, maka kamu juga harus memikirkan jawaban ketika wawancara.
    Ini merupakan beberapa pertanyaan yang pernah diajukan dalam tes wawancara ujian masuk Universitas Oxford. Hal ini terungkap setelah Oxford merilis beberapa pertanyaan yang diajukan kepada calon mahasiswanya.
    Dalam situsnya, Oxford juga merilis pertanyaan yang diajukan untuk pelamar jurusan ilmu biologi. Salah satunya, mereka akan ditanya seberapa penting kepunahan harimau. Sementara calon mahasiswa hukum diminta menilai kebenaran dari UU yang mengancam hukuman mati untuk parkir ilegal. Untuk calon mahasiswa ilmu material akan diminta menghitung suhu yang dibutuhkan sebuah balon udara untuk mengangkat seekor gajah. Demikian seperti dikutip dari BBC, Rabu (12/10/2011).
    Menurut para tutor dari Oxford, pertanyaan nyeleneh tersebut tidak ingin mencari jawaban benar atau salah. Mereka mengajukan pertanyaan hanya untuk mengetahui potensi akademik calon mahasiswa dalam menerapkan pemikiran dengan cara yang baru dan menarik.
    Tutor dari St Edmund Hall, Steve Roberts mengatakan, saat mengajukan pertanyaan ini dalam wawancara, dia tidak mendapatkan jawaban dengan dengan nilai C dalam waktu 10 menit.
    “Kami menggunakan pertanyaan semacam ini untuk mengetahui bagaimana pelamar berpikir mengenai suatu masalah dan mengoperasionalkannya dalam kegiatan belajar,” jelas Roberts.
    Dalam proses penerimaan mahasiswa, Oxford memang melakukan serangkaian tes. Tes tersebut adalah nilai tes A-level, referensi dari pengajar, tes bakat, dan wawancara.
    Direktur Penerimaan Mahasiswa Sarjana Oxford, Mike Nicholson menyatakan, meski wawancara hanya satu dari proses penerimaan, tetap saja para pelamar merasa cemas. Menurut Nicholson, tes wawancara merupakan kesempatan untuk calon mahasiswa menunjukkan kemampuan dan potensi mereka.
    “Kami ingin mereka menunjukkan pengetahuan khusus, bagaimana mereka menanggapi ide baru. Mungkin ini terdengar menakutkan. Kami hanya ingin para pelamar mendorong diri untuk menggunakan dan menerapkan pengetahuan untuk mengatasi masalah baru dalam cara yang menantang mereka. Di sisi lain, ini akan memungkinkan mereka untuk bersinar,” pungkasnya.
    Selama ini, banyak mitos mengenai tes wawancara dalam ujian masuk Oxford. Namun kini, universitas tersebut menjelaskannya secara langsung. Melalui situs universitas, tes wawancara ditunjukkan melalui fitur wawancara tiruan, dan contoh pertanyaan untuk membantu para pelamar.